Selasa, 27 Januari 2015

sebelum aku berhijab

<a href="https://account.ratakan.com/aff/go/29sukses/?i=238">Ebook Motivasi</a></p>

Sebelum Aku mengenakan hijab

Assalamualikum..

Mudah-mudahan sehat semuanya yah...

Saya mau berbagi kisah sebelum saya mengenakan hijab..

Sebenarnya keinginan untuk mengenakan hijab sudah ada sejak saya mau masuk SMP.. Saat itu saya dinasehati sama guru ngaji saya, kalu perempuan sudah baligh wajib menutup auratnya dengan mengenakan hijab..

Meskipun saat itu saya belum baligh karena saya belum mengalami menstruasi.. Tapi keinginan saya untuk berhijab sudah sangat kuat..

Sepulang ngaji saya langsung minta ijin sama mama..

Berikut perbincangan ku sama mamah kira-kira 8 tahun yang lalu..

Mita = "Mama nanti setelah aq lulus SD mau mondok di pesantren atau di SMP aja mah?"

Mama = "Sudah SMP saja mama kan udah belikan kamu sepeda.. buat digunakan untuk kamu sekolah.."

Mita = "Mama... aq pengin mondok aja di pesantren.. biar bisa jadi guru ngaji"

Mama=" Sayang mondok itu biayanya mahal, kamu tahu sendiri kan bapa kamu udh gak ngasih nafkah lagi"

Mita = "Iya deh mah, aq SMP aja.."

Mama ="Makasih ya nak.. udah bisa ngertiin kondisi mama.."

Mita="Iya ma.. Oh iya Mah.. nanti Kalau aq SMP aq pake hijab yah mah.. Tadi guru ngaji ibu Nadhiroh bilang kalau perempuan yang baligh wajib memakai hijab mah.."

Mama=" Gak usah lah.. kamu kan masih kecill.. Nanti ribet.. Sudah pake hijabnya nanti aja waktu SMA.."

Mita="Tapi mah.."

Mama= "Kalau kamu sekolah pake hijab keluar rumah pun kamu harus pake jilbab.. harus konsisten sayang.. jangan buka tutup.."

Mita= "Gitu yah mah.. Ya udah deh.. aq gak usah pake hijab"

Akhirnya di masa SMP aq tidak mengenakan hijab..

Dulu waktu aq SMP, di tiap-tiap kelas siswi yang sudah mengenakan hijab paling cuman 2 orang.. beda dengan sekarang hampir semua siswi perempuan di kelas memaki hijab..

Sebelum aq berhijab rasanya gak malu ketika pake celana pendek, rok pendek, dan kaos pendek untuk keluar rumah..

Tapi sekarang.. setelah aq memutuskan untuk berhijab.. rasanya malu sekali.. jika keluar rumah tidak pake hijab.. Terkadang saya suka senyum-senyum sendiri mengingat waktu aq masih pake celana pendek, rok pendek, dan kaos pendek..

Saya memutuskan berhijab pada waktu SMA...

Sekian sharing pengalaman dari saya.. terima kasih buat waktunya karena sudah bersedia mampir di blog yang sederhana ini...

Wassalam..

=========================================================================================================================

Ingin hidup jadi lebih bermakna... Kita harus dapat suntikan motivasi setiap hari.. supaya hidup terus berkembang.. coba deh anda klik gambar ini mungkin akan memberikan

wawasan dan pengetahuan baru bagi anda..

Ebook Motivasi 250x250

Peran istri untuk mencegah suami melakukan korupsi

ISTRI jadi PENOLAK KORUPSI BAPAK

Assalamualaikum wr. wb

 

ISTRI jadi PENOLAK KORUPSI BAPAK

by. @erisudewoID

KPK kini mulai kampanyekan tangkal korupsi berbasis keluarga. Maka bahasan kita tentang keluarga beberapa minggu ini, agaknya jadi pas. Dr. Nilam Zulaika bertanya jika isteri bertanya asal-usul uang dan dijawab halal oleh suami, apakah berikutnya masih jadi tg-jwb isteri?
Jelas, MASIH. Tak cukup hanya sekadar dijawab halal, lantas soal pun dianggap selesai. Ada 2 hal yg layak simak. Ke-1 halal itu punya padanan. Thayib namanya. Jadinya halal dan thayib. Maknanya baik alias tak rusak. Bersih tak tercemari kotor. Apa contoh halal tapi tak thayib? Itu ibarat makanan halal tapi diberi formalin, borax, atau diwarnai dengan pewarna tekstil.

Ebook Motivasi


Ke-2 bandingkan daging babi dan uang korupsi. Kendati dibeli dengan uang halal, tetap saja babi haram. Sebab dagingnya memang haram. Sedang uang dibuat dari kertas atau logam. Unsur pembentuknya tak najis. Hanya karena diperoleh dengan mencuri, jatuhnya jadi haram. Ketika disodori babi, yg muslim langsung tolak. Jika tak tahu dan dimakan, apakah yg haram juga otomatis tertolak di tubuh kita?
Jawabnya jelas TIDAK. Yang haram dan halal tetap menyatu dalam diri. Sekali dua kali mungkin termaafkan. Jika terus-terusan? Meski dijawab halal tapi tak yakin asal-usul uang, kedudukan jadi subhat. Dalam urusan subhat begini ada 2 pendapat

Ebook Motivasi


Pendapat ke-1 membolehkan. Saat uang itu memang halal, amanlah sang isteri dan anak-anaknya. Ketika tak halal, ini bisa menjerumuskan. Pendapat ke-2 menolak. Meski dikatakan halal, boleh saja isteri tetap melacak asal usul uang. Sebab uang ini dipakai untuk anak isteri. Prinsip kehati-hatian ini yg musti dijaga. Saat Abu Bakar ra diberi tahu tak jelas asal makanan, dia muntahkan dgn menyodok tenggorokan. Sampai sejauh mana isteri harus tahu pekerjaan suami? Harus dibedakan antara prinsip dasar pekerjaan dan teknis detail pekerjaan. Untuk halal dan thayib, isteri harus tahu sedalam-dalamnya. Ini prinsip dasar. Tak ada toleransi. Saat suami bawa uang tak halal, tolak.
Bukan hanya uang hasil korupsi. Jika suami terlibat bisnis tak halal, isteri mesti tegur. Tiada kata tak enak, tak etis, ikut campur. . Bandingannya jika isteri bertanya halal tidaknya pada suami, itu cuma pertanyaan isteri. Tak enaknya hanya menyangkut hub suami isteri. Jika yg bertanya malaikat, pertanyaannya bukan hanya pada suami, melainkan juga pada isteri. Mengapa suami korup isteri diam saja?


Sekali lagi ingat, isteri tak perlu tahu detail pekerjaan teknis suami. Tapi isteri harus tahu pekerjaan itu halal atau tidak. TITIK. Lantas pertanyaan lanjutan dr. Nilam Zulaika. Bagaimana jika uang itu diberikan kepada “wanita lain?” Yg pertama pastikan dahulu kedudukan “wanita lain” itu. Sah dinikahi, uang halal yg diberikan pada “wanita lain” itu tetap halal. Tak dinikahi, ya “tak nikah”-nya itu sudah jelas haram. Uang halal yg diberikan jadi haram pula. Apalagi uang korupsi. Jadinya 2 x haram. Nah kini kembali kepada esensi. Ibu sebagai tiang rumah tangga, jangan kompromi untuk terima uang yg tak jelas dari suami.
Uang haram untuk nafkah keluarga, itu merusak tubuh dan jiwa seluruh keluarga. Keluarga ini sehari-harinya pasti dan terus bermasalah. Anak-anak jadi susah diarahkan. Suami isteri ribut selalu. Dengan tetangga juga. Mengapa? Uang korupsi telah merusak jiwa keluarga itu. Bagaimana tidak rusak. Ibaratkan uang haram itu bagai bara api. Makin banyak korup, makin banyak bara api yg dihimpun. Sepakat?

Ebook Motivasi

Lantas bgmn caranya uang korupsi dijaga agar tak terbongkar. Artinya bara api dipegang erat-erat agar tak terbongkar. Panas/terbakar? Korupsi pun banyak dilakukan berjamaah, disimpan, dan dikerahkan segala sumber daya agar aman. Ada uang dengar, pelicin, dan uang rokok. Artinya tiap orang minta bagian. Mereka meminta untuk dapatkan bara api. Apakah uang korupsi itu bermanfaat? Jawabnya jelas tidak. Uang korupsi dimakan. Artinya bara api dimakan anak isteri. Sekali lagi, apakah itu tidak membakar seluruh anggota keluarga?

WASSALAM..

=========================================================================================================================

Ingin hidup jadi lebih bermakna... Kita harus dapat suntikan motivasi setiap hari.. supaya hidup terus berkembang.. coba deh anda klik gambar ini mungkin akan memberikan

wawasan dan pengetahuan baru bagi anda..

Ebook Motivasi 250x250

Senin, 26 Januari 2015

Waktu luang untuk Anak

Waktu luang untuk Anaktitle> </head> <body> <p>Assalamualikum wr. wb</p> <p>WAKTU LUANG untuk ANAK</p> <p>by. @erisudewoID</p> <p><br /> TIME OUT  untuk ANAK</p> <p><br /> Nyaris tak ada orang tua yg tak sayang anak-anaknya. Tapi banyak ortu yg tak bisa atau tak tahu bgmn disiplinkan anak-anaknya. Banyak ortu yg saat mau disiplinkan, khawatir dianggap tak sayang. Maka ortu sendiri yg beri kelonggaran/melanggar aturan yg dia buat. Memang harus jelas batasan antara cinta dan ketegasan. Tegas utk disiplin. Itulah cinta sejati. Karena akan antar anak-anak hadapi dunia. Anak-anak juga cinta orang tua. Tapi sambil meninju, tendang, teriak, marah-marah dan mengacak-acak. Namanya juga anak-anak. Ketika tak dapat mainan, mereka teriak: “Aku benciii, ayah!” Itu cuma kesal karena tak dapat sesuatu.</p> <p><br /> Yang harus diingat, tiap tindakan punya konsekuensi. Tanpa konsekuensi, tak akan ada hal yang bisa hentikan mereka. Anak-anak bertingkah karena ada sesuatu yg diinginkan atau ditakuti. Rengek itu manjur utk penuhi harapan mereka. Semakin lama rengekan semakin orang tua kewalahan. Dan banyak sekali orang tua yg akhirnya menyerah. Cara mengatasinya? Disiplinkan. Tingkah laku buruk seperti gigit, rampas, pukul, bohong, lempar, teriak, lompat-lompat di atas perabotan, jangan beri toleransi.  Untuk disiplinkan anak, Nanny 911 punya kiat yakni Time Out (TO). Sosialisasikan pada anak-anak, dan pastikan kapan mulai diterapkan.</p> <p><br /> <a href="https://account.ratakan.com/aff/go/29sukses/?i=238">Ebook Motivasi</a></p> Seperti di olah raga, TO adalah waktu jeda untuk berembuk. TO jadi amat berharga. Sebab anak-anak diajari ketika hilang kendali/kontrol. Waktu hilang kontrol, anak-anak butuh waktu untuk atur pikiran dan perasaan mereka. Setelah tenang, mereka dapat membahas perasaaan itu. Waktu yg dibutuhkan <a href="https://twitter.com/hashtag/TimeOut?src=hash">#<strong>TimeOut</strong></a> bisa 30 detik, 1 menit, 3 menit atau 5 menit tergantung tingkat “gawat darurat’-nya kekacauan anak-anak. pun butuh jam yg besar atau jam dinding. Fungsinya agar anak bisa melihat jam itu. Dg melihat jam tsb, anak diarahkan berpikir.   Apa yg dipikirkan? Yg dipikirkan anak adalah mencoba memahami apa yg sebenarnya tengah terjadi.</p> <a href="https://account.ratakan.com/aff/go/29sukses/?i=238">Ebook Motivasi</a></p> <p><br /> Dan berhasil tidaknya <a href="https://twitter.com/hashtag/TimeOut?src=hash">#<strong>TimeOut</strong></a> amat tergantung ortu. Ini butuh konsisten. Bahwa TO tak sementara. Berlaku hari ini, besok dan selamanya. Dan yg musti diingat pula, <a href="https://twitter.com/hashtag/TimeOut?src=hash">#<strong>TimeOut</strong></a> bukan seperti pengadilan. Jangan berlebihan. Ini hanya semacam “arena jeda” utk selesaikan masalah. . <a href="https://twitter.com/hashtag/Timeout?src=hash">#<strong>Timeout</strong></a> adalah wahana dan sarana. Agar bisa terjadi komunikasi yg baik dua arah, anak dan ortu. Intinya kembali, KOMUNIKASI yg sehat.  . Dalam TO anak diajak tenangkan diri dan diskusi. Anak disadarkan jika semua soal bisa diselesaikan dg percakapan yg tenang bersahabat. Anak-anak diberi waktu untuk kemukakan apa saja: Protes, usul pendapat, sharing. Tapi tidak lagi dgn jeritan, pukulan dan tendangan.<br /> <a href="https://account.ratakan.com/aff/go/29sukses/?i=204">Paket Minyak Cinta</a></p> Pengawas dan pengelola <a href="https://twitter.com/hashtag/TimeOut?src=hash">#<strong>TimeOut</strong></a>, mesti mendengarkan dahulu. Lalu menyelesaikan dn diskusi. Apa yg boleh dan yg tidak. Lanjut dan stop. Sekali lagi ingat: Hal yg paling penting dan pokok dalam <a href="https://twitter.com/hashtag/TimeOut?src=hash">#<strong>TimeOut</strong></a>, anak-anak diajari jika semua soal bisa diselesaikan dengan diskusi. Dengan memberi waktu anak bisa ambil napas. Di saat itu anak pun bisa diarahkan berpikir. Mereka dilatih belajar sabar dan tanggungjawab. Di sisi lain ternyata <a href="https://twitter.com/hashtag/TimeOut?src=hash">#<strong>TimeOut</strong></a> juga amat manjur bagi anak yg lebih besar. Sebab mereka sudah lebih bisa diajak untuk berpikir. Dengan TO, anak yg besar tak lagi jadi “pelopor keonaran” dan “pelapor keonaran”, melainkan telah perankan diri jadi “pereda keonaran”.</p> <p><br /> <a href="https://account.ratakan.com/aff/go/29sukses/?i=238">Ebook Motivasi</a></p> Itulah hebatnya <a href="https://twitter.com/hashtag/TimeOut?src=hash">#<strong>TimeOut</strong></a>. Bisa mengajak dan mendidik anak yg lebih besar untuk jadi bagian dari solusi kemelut tingkah laku adik-adiknya. Yang awalnya sang kakak jadi pencetus kekacauan, dengan <a href="https://twitter.com/hashtag/TimeOut?src=hash">#<strong>TimeOut</strong></a> kini jadi pengawas yg siap meniup peluit saat adik-adiknya up set. Teknisnya sang kakak bisa melerai dan atasi adik-adik ikut dalam TO. Psikologisnya ini buat mereka bangga bisa sharing ambil keputusan. Cara ini buat sang kakak sendiri jadi belajar sabar. Dengan arahan dan kesabaran ortu, sang kakak akan menjadi anak yg paling dewasa. Dengan demikian, tanpa disadari tanggung jawab kakak muncul. Kakak telah wakili ortu, delegasi yg bantu beresi persoalan adik-adiknya. . <a href="https://twitter.com/hashtag/TimeOut?src=hash">#<strong>TimeOut</strong></a> juga membuat sang kakak jadi lebih memahami persoalan. Karena ada waktu utk memikirkan adanya pandangan yg berbeda.<br /> Dengan <a href="https://twitter.com/hashtag/TimeOut?src=hash">#<strong>TimeOut</strong></a> semua anak jadi tahu. Bahwa mereka punya kesempatan yg sama untuk pecahkan masalah bersama-sama | <a href="https://twitter.com/hashtag/CharacterBuilding?src=hash">#<strong>CharacterBuilding</strong></a>. . Dengan TO ini pula anak jadi tahu, bahwa ternyata orang tua begitu menghargai suara anak-anak. Ortu jadi pendengar hebat keluhan mereka. Lepas dari artu setuju atau tidaknya. Tetapi semua anak punya kesempatan untuk protes dan katakan apapun | <a href="https://twitter.com/hashtag/TimeOut?src=hash">#<strong>TimeOut</strong></a> | <a href="https://twitter.com/hashtag/CharacterBuilding?src=hash">#<strong>CharacterBuilding</strong></a>. </p> <p>WASSALAMAM...</p> <p>=========================================================================================================================</p> Ingin hidup jadi lebih bermakna... Kita harus dapat suntikan motivasi setiap hari.. supaya hidup terus berkembang.. coba deh anda klik gambar ini mungkin akan memberikan </p> <p>wawasan dan pengetahuan baru bagi anda.. </p> <p> <a href="https://account.ratakan.com/aff/go/29sukses/?i=241"><img src="https://account.ratakan.com/file/get/path/.banners.543e2347a151a/i/7396" border=0 alt="Ebook Motivasi 250x250" width="250" height="250"></a><br /> </p> </body> </html> <div style='clear: both;'></div> </div> <div class='post-footer'> <div class='post-footer-line post-footer-line-1'> <span class='post-author vcard'> Diposting oleh <span class='fn' itemprop='author' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/Person'> <meta content='https://www.blogger.com/profile/13368309624449644675' itemprop='url'/> <a class='g-profile' href='https://www.blogger.com/profile/13368309624449644675' rel='author' title='author profile'> <span itemprop='name'>Unknown</span> </a> </span> </span> <span class='post-timestamp'> di <meta content='http://synymampirgxnyesel.blogspot.com/2015/01/waktu-luang-untuk-anak.html' itemprop='url'/> <a class='timestamp-link' href='https://synymampirgxnyesel.blogspot.com/2015/01/waktu-luang-untuk-anak.html' rel='bookmark' title='permanent link'><abbr class='published' itemprop='datePublished' title='2015-01-26T20:51:00-08:00'>20.51</abbr></a> </span> <span class='post-comment-link'> <a class='comment-link' href='https://synymampirgxnyesel.blogspot.com/2015/01/waktu-luang-untuk-anak.html#comment-form' onclick=''> Tidak ada komentar: </a> </span> <span class='post-icons'> <span class='item-control blog-admin pid-1732591165'> <a href='https://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=3318742820990982299&postID=7427356742194157224&from=pencil' title='Edit Entri'> <img alt='' class='icon-action' height='18' src='https://resources.blogblog.com/img/icon18_edit_allbkg.gif' width='18'/> </a> </span> </span> <div class='post-share-buttons goog-inline-block'> <a class='goog-inline-block share-button sb-email' href='https://www.blogger.com/share-post.g?blogID=3318742820990982299&postID=7427356742194157224&target=email' target='_blank' title='Kirimkan Ini lewat Email'><span class='share-button-link-text'>Kirimkan Ini lewat Email</span></a><a class='goog-inline-block share-button sb-blog' href='https://www.blogger.com/share-post.g?blogID=3318742820990982299&postID=7427356742194157224&target=blog' onclick='window.open(this.href, "_blank", "height=270,width=475"); return false;' target='_blank' title='BlogThis!'><span class='share-button-link-text'>BlogThis!</span></a><a class='goog-inline-block share-button sb-twitter' href='https://www.blogger.com/share-post.g?blogID=3318742820990982299&postID=7427356742194157224&target=twitter' target='_blank' title='Bagikan ke X'><span class='share-button-link-text'>Bagikan ke X</span></a><a class='goog-inline-block share-button sb-facebook' href='https://www.blogger.com/share-post.g?blogID=3318742820990982299&postID=7427356742194157224&target=facebook' onclick='window.open(this.href, "_blank", "height=430,width=640"); return false;' target='_blank' title='Berbagi ke Facebook'><span class='share-button-link-text'>Berbagi ke Facebook</span></a><a class='goog-inline-block share-button sb-pinterest' href='https://www.blogger.com/share-post.g?blogID=3318742820990982299&postID=7427356742194157224&target=pinterest' target='_blank' title='Bagikan ke Pinterest'><span class='share-button-link-text'>Bagikan ke Pinterest</span></a> </div> </div> <div class='post-footer-line post-footer-line-2'> <span class='post-labels'> </span> </div> <div class='post-footer-line post-footer-line-3'> <span class='post-location'> </span> </div> </div> </div> </div> </div></div> <div class="date-outer"> <h2 class='date-header'><span>Minggu, 25 Januari 2015</span></h2> <div class="date-posts"> <div class='post-outer'> <div class='post hentry uncustomized-post-template' itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'> <meta content='http://www.eriesudewoid.com/wp-content/uploads/2015/01/diri-sendiri-musuh-300x231.jpg' itemprop='image_url'/> <meta content='3318742820990982299' itemprop='blogId'/> <meta content='6095288305031882342' itemprop='postId'/> <a name='6095288305031882342'></a> <h3 class='post-title entry-title' itemprop='name'> <a href='https://synymampirgxnyesel.blogspot.com/2015/01/musuh-kamu-adalah-diri-sendiri.html'>Musuh kamu adalah diri sendiri</a> </h3> <div class='post-header'> <div class='post-header-line-1'></div> </div> <div class='post-body entry-content' id='post-body-6095288305031882342' itemprop='description articleBody'> <!--DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd"--> <html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"> <head> <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8" /> <title>Untitled Document

Assalamualikum wr. wb

Musuh Terbesar dalam hidup ini adalah diri sendiri

diri-sendiri-musuh

Artikel ini ditulis oleh bapak eri sudewo @erisudewoID

SUMBER. http://www.eriesudewoid.com/diri-sendiri-musuh/

Guru saya berkata: “Kita selalu lihat pihak lain yang jadi musuh. Kita sangka musuh-musuh itu yang akan merusak. Itu su’udzdzon namanya” “Kita rasa dan bahkan haqqul yakin mereka yang jadi musuh. Padahal kita tak sadar, ternyata diri kita yang jadi musuh besar”

Su’udzdzon memang tak baik. Tapi tak semuanya itu buruk. Ada yg namanya su’udzdzon produktif. Apa itu? Curigai dirsen (diri sendiri) Lihatlah! Tiap saat kita dirusak oleh yang kita miliki. Orang bawah dirusak kemiskinan, hasad, dengki dan iri hatinya. Mudah tersulut

Orang pandai dirusak oleh cara berpikirnya. Ilmunya yang tinggi, master dan doktor dari luar negeri, posisikan dirinya jadi merasa pandai

Orang atas dirusak oleh pangkat, jabatan dan kekuasaannya. Protes apalagi tak setuju, itu dianggap pembangkang. Musti dienyahkan. Orang populer dirusak oleh parasnya yang cantik dan ganteng. Harus sering dipoles. Wajah jadi segalanya. Lebih penting ketimbang iman. Musuh di luar diri kita memang mudah diketahui. Tapi tak sadar kita dirusak oleh ilmu, pangkat, harta, nama dan ketenaran diri sendiri

Bagi kita, rasanya semua yg kita miliki itu adalah kejayaan. Bagi kita semua itu adalah hasil dari kemajuan yang kita tempa. Kita rasa itu adalah kejayaan, bukan kerusakan. Hati-hati, kita tertipu oleh kesuksesan yang kita raih dan kita sangka baik-baik saja. Kita anggap KPK adalah musuh. Betulkah KPK jadi musuh? Bagi koruptor, BETUL. Karena tujuan KPK dibentuk untuk berantas korupsi. Pertanyaannya: “Maka lawan kita, lawan negara ini, siapa: KPK atau koruptor?” Ternyata musuh kita adalah diri sendiri.Kita bela KPK, kita bekerja sama dalam kebaikan. Kita preteli KPK, kita bekerja sama dalam kejahatan | #DiriSendiri=Musuh. KPK didirikan dengan tujuan mulia. Berantas korupsi, agar Indonesia bisa bangun negeri | #DiriSendiri=Musuh | #CharacterBuilding

Ebook Motivasi

Ingat musuh nomor wahid Indonesia saat ini adalah termasuk perilaku KORUPSI. Inilah yang hancurkan negeri | #DiriSendiri=Musuh. Maka ketika kita serbu KPK, dimana sesungguhnya moral kita? Entah apa pemikiran dan pergolakan yang ada dalam diri kita. Jika kita anggap KPK yang jadi musuh, itulah yang kita musti waspadai. Curigalah dan hati-hatilah pada diri kita sendiri. Hati-hatilah dengan jabatan. Jabatan punya saudara kembar yang tak kalah bahayanya. Apa itu? Kekuasaan | #DiriSendiri=Musuh. Hati-hatilah dengan kekuasaan. Mengapa? Sebab saat kita punya kuasa, apapun mudah kita dapatkan. Tak diminta pun datang. Ketika kita berkuasa, seolah nasib orang ada di tangan kita. Kita leluasa pindahkan mutasi dan promosi anak buah sesuai keinginan kita

Dengan kekuasaan, jabatan pun bisa dijual-beli. Ada uang, jabatan datang. Tak ada uang, jabatan pindah tangan | #DiriSendiri=Musuh. Hati-hati dengan kekuasaan. Begitu ada yang menentang, harga kekuasaan terusik. Kita hancurkan mereka | #DiriSendiri=Musuh. Hati-hati dgn kekuasaan. Mengapa? Kita punya kesempatan, waktu, dan fasilitas untuk bangun kerajaan di sekitar kita | #DiriSendiri=Musuh. Untuk masuk ke dalam kerajaan itu, yang kita butuhkan adalah orang yang patuh, loyal dan punya kepentingan sama | #DiriSendiri=Musuh

Di luar itu, mohon maaf: “Bagi yang tidak berkepentingan, dilarang masuk”. Begitu kan bunyi papan pengumuman itu dimana-mana. Atas nama bangsa dan negara, kekuasaan bisa diarahkan. Diarahkan siapa? Nah itulah yang jadi soal. Hati-hati dengan diri sendiri. Kekuasaan itu tergantung orang di belakangnya. Di tangan orang baik, kekuasaan jadi berkah dan barokah. Kebaikannya berlipat-lipat. Di tangan orang jahat, kekuasaan jadi horor yang paling menakutkan. Daya rusaknya bisa hancurkan apapun yang menghalangi. Di tangan orang sopan tapi jahat, kekuasaan jadi tirani. Diam tapi mencekam. Tanpa terlihat, yg dianggap lawan tiba-tiba ditelan bumi. Di tangan orang kasar dan jahat, kekuasaan perlihatkan wujud dzalimnya. Yang dianggap musuh dibantai. Musuh sebenarnya? Diri sendiri

Pelemahan KPK dilakukan oleh orang-orang yang punya kekuasaan. Tragisnya seolah-olah pelemahan ini dilakukan secara berjamaah. Terjadi begitu sistematis. Segala kebohongan disiapkan dengan saksi palsu. Kita rakyat tak bisa berbuat apa-apa, apalagi banyak berbuat. Kita cuma coba sadarkan. Ingat-ingatlah. Hidup ini tak cuma di dunia. Ada pengadilan yang maha adil kelak. Tak takutkah?. Sebagian orang coba tenggelamkan KPK yang mulia. Maka rusaklah marwah Indonesia di mata negeri jiran. “Ah Indon” |. Tahu arti Indon? Artinya seperti yang mereka bilang: “Ada bangsa yang suka merusak bangsanya sendiri”. Itulah artinya

Kita marah pada mereka. Pertanyaannya: “Mengapa kita tak marah pada diri sendiri?” Maka marahlah pada diri sendiri | #DiriSendiri=Musuh. Hati-hati dengan diri kita. Curigai dia. Plato bilang: “Jika kita bisa taklukkan diri sendiri, itulah kemenangan terbesar dlm hidup”. Soal kekuasaan tak hanya di pemerintah, DPR dan KPK. Ada juga di perusahaan, di lembaga nirlaba, dan di keluarga kita yang tercinta. Anda laki-laki? Berarti anda kepala keluarga. Anda berkuasa penuh. Anda beri keluarga uang halal atau haram, itu pilihan anda. Anda perempuan? Anda kepala tumah tangga. Baik buruknya anak, terutama ada di ibu. Saat ibu terima uang haram, tamatlah keluarga. Keluarga yang dibiayai uang korupsi, sesungguhnya keluarga itu dirawat api Neraka. Tampaknya membangun, padahal terus dipanggang. Jika ini pilihan, mengapa ini yang dipilih. Padahal jelas: “Lindungi dirimu dan keluargamu dari jilatan api Neraka” | #DiriSendiri=Musuh

Api Neraka bukan musuh. Musuh terbesar kita adalah DIRI KITA SENDIRI. Kita yang jerumuskan dalam jilatan Neraka. Na’udzubillah mindzalik

Wassalam...

=========================================================================================================================

Ingin hidup jadi lebih bermakna... Kita harus dapat suntikan motivasi setiap hari.. supaya hidup terus berkembang.. coba deh anda klik gambar ini mungkin akan memberikan

wawasan dan pengetahuan baru bagi anda..

Ebook Motivasi 250x250

Ketika kesedihan menghampiri

Ketika Kesedihan Menghampiri

Assalamualaikum.. wr. wb.

Ketika kesedihan menghampiri entah itu mulai dari masalah keluarga, masalah keuangan sampai masalah pribadi.
Disaat seperti itulah aku merasa bingung harus berbuat apa.
Menangis mungkin awal dari penyelesaian sedikit masalah...
Setidaknya hatiku menjadi agak plong setelah menangis..
Apalagi jika menangis saat kita selesai sholat.. dan kita menceritakan semua masalah yang telah terjadi dalam kehidupan kita..
Rasanya ademmm banget.. kalau habis ngelakuin itu..
Bagaikan tanah yang kering keronta di guyur oleh hujan...

Ya Allah...
Aku yakin semua manusia yang hidup di dunia ini pasti mempunyai masalah.
Yang membedakannya adalah bagaimana cara seseorang (manusia) tersebut menyelesaikan masalahnya...
Terkadang dengan adanya masalah seseorang akan menjadi lebih dekat dengan sang pencipta..
Misalnya orang yang tadinya tidak pernah / jarang sholat dengan adanya masalah mereka menjadi melakukan sholat..
Inilah hikmah yang sangat indah...


Ebook Motivasi

Bersyukurlah jika kita masih diberikan masalah itulah satu dari tanda2 kehidupan kita didunia ini...
Sekian tulisan dari saya.. semoga menginspirasi yah..
Mari kita sama-sama muhasabah diri..
wassalam....
=================================================================================================================================================== Ingin hidup jadi lebih bermakna... Kita harus dapat suntikan motivasi setiap hari.. supaya hidup terus berkembang.. coba deh anda klik gambar ini mungkin akan memberikan

wawasan dan pengetahuan baru bagi anda..

Ebook Motivasi 250x250

Sabtu, 24 Januari 2015

sering menunda sholat

Untitled Document

Sering menunda sholat
Assalamualaikum..


Sering kali aku dan mungkin kebanyakan orang lainnya suka menunda-nunda waktu sholat. Terkadang kita lebih mementingkan sinetron yang kita tonton ketimbang melaksanakan sholat  tepat waktu saat adzan berkumandang.


Rahasia Tubuh Ideal Saat adzan berkumandang terkadang kita malah sibuk sendiri. Misalnya ketika kita sedang asyik menonton televise, kemudian terdengar adzan.. kebanyakan dari kita mengatakan.. “AH.. SHOLAT NYA NANTI SAJA NUNGGU ACARA INI IKLAN”…


Setelah acara televise nya iklan, kita mencoba ganti channel lain, kemudian menemukan acara yang bagus, kita menunda sholat lagi karena keasyikan menonton acara televise tersebut.
Akhirnya waktu sholat tersebut habis, dan kita tidak sholat.  ASTAGHFIRRULALLAH…


Semudah itu kita meninggalkan sholat. Padahal sholat adalah tiang agama islam. Yang jika sholat kita baik dan benar maka baik pula seluruh amalnya.
Ini menjadi perenungan saya dan kita semua…
Mudah-mudahan  kita bisa melaksanakan sholat secara on time..
Tanpa menunda-nunda lagi…     Aamiin..
Mudah-mudahan tulisan saya yang singkat ini, bisa bermanfaat buat pembaca sekalian..


Wassalam…

========================================================================================================================

ingin tahu bagaimana cara membuat tubuh ideal klik ini --> Rahasia Tubuh Ideal <---

Jumat, 23 Januari 2015

Tujuan menikah

Tujuan menikah

Assalamualikum...

harii ini kita bahas soal #TujuanBerkeluarga. Semoga bermanfaat | #CharacterBuilding
apa #TujuanBerkeluarga?

Jawabnya amat berkait dengan jawaban dari pertanyaan: “Apa tujuan hidup?”
| #CharacterBuilding

2. Yang tak beriman tak usah jawab. Pasti gagal. Sebab tujuan hidup itu justru menjawab pertanyaan: “Ada apa setelah mati nanti”

3. Tanpa agama, tak satu orang pun bisa jawab. Yang atheis cuma reka-reka jawab. Yang beragama saja masih gamang katena anggap sepele

4. Dokter sekuler seahli apapun, hanya bisa cegah penyakit. Tapi cegah kematian? Sama mustahilnya dia bisa jawab: “Ada apa setelah mati”

5. Andai orang tak beragama abadi hidupnya, mungkin banyak yg jadi pengikut. Sayangnya dia mati juga. Jadi, beragamalah! #TujuanBerkeluarga

6. Sebab jangan sampai ada yang mati tak bawa iman. Tapi ada juga yg mati tak bawa apa-apa. Cuma gengsi hingga tak mengakui Allah SWT

7. Mumpung masih bernapas, sujud sujuuud. Untuk sujud tak ada paksaan. Cuma ingat, ketentuan Allah berlaku pada semua manusia

8. Maka “apa tujuan hidup?” Yang beragama, silakan cari jawaban di keyakinan masing-masing. Maafkan saya sharing sesuai yang saya imani

9. Firman Allah SWT: “Tak Ku-ciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah-Ku”. Mengapa malaikat tak disinggung, jawabnya next!

Paket Minyak Cinta

10. Bagi muslim, ini visi tertinggi. Setinggi apapun jabatan, sekaya apapun harta dan sehebat apapun dia. Semua sujud pada Sang Khalik

11. Arti tersiratnya pula, jabatan, harta dan kehebatan itu seyogyanya dikhidmatkan untuk cari ridho Allah SWT. Itu makna sejati sujud

12. Jangan sampai yg kaya makin kaya. Alih-alih untuk maslahat, harta terus dibiakkan hasilkan harta lain. Diri ini tak mampu habisi sendiri

13. Katakan ada orang yang bisa kuasai total benua Asia, apakah dia bisa nikmati kekayaan itu? Jika tidak atau stroke, untuk apa kaya raya?

14. Berperanlah seperti “kran air”. Jangan jadi tangki. Kran alirkan air. Ibarat orang serakah/kikir, fungsi tangki tampung air

Paket Minyak Cinta

15. Tanpa distribusi, banyak kutu yang hidup dalam tangki itu. Perut yang penuh makanan, jadi penyakit. Hidup kikir, bakal tuai banyak soal

16. Ini makna harta tak disujudkan pada Allah SWT. Saat dikucurkan, air jadi sumber kehidupan dimanapun. Ridho Allah SWT pun tercurah

17. Hati-hati! Tak semua jabatan rangkap itu baik. Hindari jabatan hasilkan jabatan lain. Berbagilah. Masih ada orang lain yang siap kerja

18. Pepatah Barat bilang: “Hilang harta, tak ada yang hilang. Hilang kesehatan, hilang sesuatu. Hilang karakter, hilang segalanya”

19. Nah ketika iman hilang, kiamat namanya. Tanpa iman, manusia bagai bangkai berjalan. Sejatinya dia telah mati, meski jasad masih hidup
20. Jadi untuk apa hidup tanpa iman? Binatang memang tak perlu shalat. Tapi akar pun bertasbih, jangan lupa itu | #TujuanBerkeluarga

21. Maka “Apa tujuan hidup”? Jelas untuk sujud/berkhidmat pada Allah. Lalu bagaimana kaitan dengan “apa #TujuanBerkeluarga ”?
22. Sujud pada Allah SWT bersifat individual. Maka “tujuan berkeluarga” adalah “sujud bersama keluarga pada Allah SWT” #TujuanBerkeluarga
23. Maka jangan salah merekrut dan direkrut. Bagi lelaki jangan salah rekrut. Yang wanita juga jangan mau direkrut “lelaki sontoloyo”
24. Saat calon pasangan tak mau sujud, jangan jadkan pendamping. Jika yakin bisa mendidik, just do it. Jika tak yakin, jangan cari gara-gara

wassalam...

=======================================================================================================================

ada produk menarik khusus buat pasutri (pasangan rumah tangga) yang ingin rumah tangganya lebih harmonis. Bosen dengan gaya yang biasa saja ketika berhubungan intim diatas ranjang...

kini ada solusinya klik gambar dibawah ini.. Bagi yang belum menikah jangan coba2 BUKA YAH...!!!!!!!!!!!!!!

bisa bahaya....

 

Paket Minyak Cinta 300x250